Catur untuk Melatih Konsentrasi Anak-anak

Soal olahrahraga, kami sekeluarga tidak ada yang menyukai satu cabang olahraga. Olahraga yang paling sering kami lakukan hanya jalan kaki atau paling banter bersepeda dari keliling kampung atau paling jauh ke alun-alun kota dekat rumah. Meski demikian kami mendorong anak-anak untuk aktif mengikuti kegiatan olahraga di sekolah seperti renang dan pencak silat agar olah fisik mereka terbentuk.

Dua setengat tahun lalu  saat anak-anak mulai mengenal gadget secara tidak sengaja mereka memainkan game catur. Awalnya kami tidak terlalu memperhatikan kebiasaan mereka bermain catur.  Saat mereka minta dibelikan buah catur dan melihat mereka bermain berdua, kami menyadari bahwa mereka telah menghafal langkah-langkah catur dengan cepat.  Saat itu usia Si sulung 7 tahun dan adik 5,5 tahun.

Suatu ketika saya bertemu dengan seorang kolega yang memiliki club catur anak-anak di Kota Gresik dan segera mendaftarkan si kakak dan adik di club tersebut. Latihan dilakukan setiap hari minggu dengan didampingi oleh pelatih yang cukup professional. Pelatih menyampaiakn bahwa si adik lebih memiliki bakat catur dan perlu diperhatikan secara khusus.

Sebulan berlatih, anak-anak memberanikan diri mengikuti kejurprof catur yang diselenggarakan oleh Percasi Jawa Timur.  Di kejurprof ini mereka bertemu dengan pecatur cilik seluruh Jawa Timur. Lomba ini semata hanya untuk melatih mental mereka berhadapan dengaan sesama pemain catur, bukan target juara yang kami inginkan. Si sulung melewati lomba ini dengan baik meski poin yang dikumpulkan masih sedikit. Si adik masih penuh drama korea setiap akan memasuki ruangan lomba, menangis, ngambek tidak mau bertanding dsb. Usianya yang masih TK membuat mentalnya belum siap mengikuti lomba. Namun tujuh babak akhirnya dapat dia lewati dengan baik.

 Catur adalah olahraga yang menguras otak bukan tenaga. Tujuan utama olahraga ini mengasah konsentrasi dan kemampuan analisis. Kebiasaan dan latihan yang intens dapat melatih anak-anak fokus terhadap masalah yang mereka hadapi. Selain latihan secara rutin di Club Patih Giri terkadang kami  memangil pelatih ke rumah untuk mengasah kemampuan bermain catur anak-anak. Berbagai turnamen tingkat lokal telah mereka ikuti. Mental mereka semakin terlatih meski berhadapan dengan pecatur dewasa.

Gresik, 7 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: